Sunday, July 24, 2016

Kondensator

dunia elektonik digital dan komputer, servis elektronik

Macam-macam Kondensator
Macam-macam Kondensator
 Dalam bidang elektronika kita mengenal 2 macam kondensator yaitu:
1.Kondensator Tetap
2.Kondensator Tidak Tetap (Variable)
Simbol dari kedua macam kondensator tersebut adalah seperti ini:







1.Kondensator Tetap      2.Kondensator Tidak Tetap (variable)

 KONDENSATOR TETAP

Yang dimaksud dengan kondesator tetap adalah kondensator yang nilai kapasitasnya sudah
Ditetapkan oleh pabrik pembuatnya
Berapa macam kondensator tetap diantaranya adalah:
1.Kondensator kertas
2.Kondensator Mika
3.Kondensator Keramik
4.Kondensator Polyester
5.Kondesator Film
6.Kondesator Elektrolit





1.KONDENSATOR KERTAS




Kondensator Kertas pada umunya dikenal pula dengan nama kondensator padde
Kondensator inin dinamakan kondensator kertas karena bahan dasarnya  (plat) dibuat dari
Kertas atau dari pita stanol dan sebagian dielektrikumnya dibuat dari kertas parafin
Kondensator jenis ini tidak memiliki polaritas sehingga dalam pemasangannya tidak ada
Masalah kondensator kertas ini pada umunya memiliki kapasitas yang besarnya sekitar
100 pF sampai 6800 pF kondensator jenis ini banyak dipergunakan dalam rangkaian oscilator.

2.KONDENSATOR MIKA




Dinamakan Kondesator Mika karena kondensator ini bahan dielektrikumnya dibuat dari bahan mika
Bahan Mika mempunyai Konstanta dielektrikum yang besar sehingga merupakan bahan yang kuat untuk terhadap tegangan listrik
Pada umunya kondensator mika dipergunakan pada rangkaian rangkaian yang berhubungan dengan
Frekuensi tinggi misalnya pada pesawat pemancar
Kapasita dari kondensator seperti ini biasanya sampai 0,1uF.

3.KONDENSATOR KERAMIK


Sesuai dengan namanya kondensator keramik adalah kondensator yang bahan dielektrikumnya
Terbuat dari bahan keramik kondensator jenis ini tidak mempuyai polaritas sehingga dalam Pemasangan tidak ada masalah sama sekali
Kapasita dari kondensator Keramik dibuat dari mulai dari harga beberapa pico Farad sampai Kilo pico nilai kapasitas dari kondensator ini penandaannya biasanya langsung dituliskan pada badannya

4.KONDENSATOR POLYESTER


Kondensator ini dinamakan kondensator polyester karena sebagai bahan dielektrikumnya
Menggunakan bahan polyester, seperti juga halnya kondensator keramik
Kondensator polyester ini juga tidak mempunyai polaritas jadi sangat mudah untuk pemasangannya
Dan tidak ada masalah sedikitpun kapasitan kondensator ini pada umunya berkisar dibawah
1 Mikro Farad uF

5.KONDENSATOR FILM


Kondensator jenis ini bahan dielektikumnya terbuat dari bahan film
Nilai kapasitornya dari kondensator film ini pada umunya ada yang langsung dibaca dan ada yang menggunakan kode warna
Penandaan tersebut biasanya ada 5 buah tanda gelang dan pembacaanya sama dengan pembacaan Kondensator  Polyester

6.KONDENSATOR ELEKTROLIT


Dalam membuat rangkaia-rangkaian elektronika yang menggunakan power yang cukup besar
Misalnya power supply atau power amplifier pada umumnya diperlukan kondensator kondesator yang memiliki nilai kapasitas yang besar tapi dalam bentuk fisik kecil
Maka untuk mendapatkan kondensator yang demikian dibuat kondensator yang memiliki
Konstanta dielektrikum yang besar dan bahan dasarnya terbuat dari cairan,
Kondensator elektrolit ini berbeda dengan kondensator yang telah dibahas sebelumnya
Kondensator elektrolit pada umumnya mempunyai polaritas kutub positif dan kutub negatif
Dan berhati-hatilah dalam pemasangannya jangan sampai terbalik dan juga perlu diketahui
Kondensator ini untuk arus searah atau DC dan apabila anda melakukan pemasangan dengan
Terbalik kemungkinan besar kondensator tersebut jebol atau rusak
Kondensator elektrolit banyak dipergunakan sebagai rangkain filter dalam rangkaian rectifier.

KONDENSATOR TIDAK TETAP (VARIABLE)


Yang dimaksuk dengan kondensator tidak tetap adalah kondensator yang nilai kapasitasnya dapat Diatur sesuai dengan kebutuhan.
Dalam bidang elektronika kita mengenal 2 macam kondensatrot variable yaitu:
1.VARCO ( Variable Condensator)
2.Kondensator Trimmer



1.VARCO ( Variable Condensator)

Kondesator jenis ini pada umumnya bentuk fisiknya besar dan biasanya dipergunakan sebagai
Pemilih gelombang (penala) misalnya pada pesawat penerima radio atau pada pesawat pemancar
Kapasitas kondensator ini ini dibuat mulai dari 0 sampai dengan 500pF
Kontruksi dari Kondensator Variable  terdiri dari 2 bagian yaitu:
1.Bagian Stator adalah bagian yang diam (Tidak Bergerak)
2.Bagian rotor adalah bagian yang bergerak

2.KONDENSSATOR TRIMMER

Seperti sudah dijelaskan di atas bentuk fisik kondensator jenis varco pada umunya besar sehingga Memakan banyak ruang jadi harus memerluka tempat yang luas
Dalam rangkain elektronika pada umumnya dipergunakan jenis kondensator variable yang bentuk Fisiknya kecil kondensator tersebut dinamakan kondensator trimmer
Besarnya kapasitas dari kondensator trimmer biasanya berkisaran antara 5 sampai 30 pF dan
Dibuat dari bahan plastik

Cara Mengukur Elco/Kapasitor/Kondensator
Mengukur Elco Dengan Multitester

Sebenarnya cara yg saya sampaikan ini kurang pas untuk cek elco, dan cara yg tepat mengukur elco adalah dengan CAPACITANCE METER, dan dia akan menunjukkan kapasitas yg sebenarnya yg dimiliki elco itu. Tapi cara ini juga lumayan cukup membantu, berikut caranya :

1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1 / X10 untuk elco yang ukurannya besar dan X100 / X1K untuk elco yang ukurannya kecil.
2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki ELCO (bolak balik sama saja)
3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.

 Kesimpulan Hasil Pengukuran

• Jarum menunjuk angka & kembali ke tempat semula : elco baik
• Jarum menunjuk angka & tidak kembali ke tempat semula : elco bocor
• Jarum tidak bergerak sama sekali : elco putus
• Jarum menunjuk angka nol : elco short


Mengukur Kapasitor Non Polar Dengan Multitester

Sebenarnya cara ini juga kurang pas untuk cek kapasitor, dan cara yg tepat mengukur elco adalah dengan CAPACITANCE METER, dan dia akan menunjukkan kapasitas yg sebenarnya yg dimiliki elco itu. Tapi cara ini juga lumayan cukup membantu, berikut caranya :

1. Putar batas ukur pada Ohmmeter X1K / X10K
2. Hubungkan probe ke masing-masing kaki kapasitor (bolak balik sama saja)
3. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.



Kesimpulan Hasil Pengukuran

• Jarum menunjuk angka kemudian & ke tempat semula : kapasitor baik
• Jarum menunjuk angka tdk kembali ke tempat semula : kapasitor bocor
• Jarum tidak bergerak : kapasitor putus
• Jarum menunjuk angka nol : kapasitor short
sumberekohasan


No comments:

Post a Comment