sebenarnya bayak kemungkinan penyebab kerusaka TV tidak mau strar dari c kerimg, tegangan drob dll. namun pasien saya kali ini adalah jenis TV cina
untuk keamanan agar resiko kerusakan tidak meluas lepas TR hor dulu/ cut jalur B+, langsung periksa tegangan semua normal kecuali tegangan 24 untuk vertikal
cek jalur vertical dari mulai dioda, elko, resistor dan ahirnya ketemu TR ada yang yang short, setelah peggantian part terebut "tes" dan ahirnya tegangan normal, pasang tr HOR, dan tv kembali normal
speaker aktif dengan ic TDA 2030 sangat handal, mudah dirakit dan tidak membutuhkan komponen yang banyak untuk merakit amplifer dengan TDA2030 ini.
banyak produsen speaker aktif telah menggunakan PA ini untuk System audio yang di produksinya.
kualitas suaranya yang dihasilkan sangat powerfull, banyak yang kecelek dengan daya ic mungil ini mereka mengira didalamnya ada power ocl.
speaker akktif simbbada ini populer di daerah saya bentuknya mungil tapi kualitas suara sudah cukup memuaskan selera telinga para penggemarnya. jantung dari system audio di dalam nya adalah dua biji TEA 2025. dimana ic pertama di gunakan utuk PA satelit (speaker yang kecil ) dan satunya lagi untuk subwooferya. kedua ic tersebut di suplya dengan arus 1Ampr, performa ic yang tangguh mampu merepro audio yang cukup nyaman untuk telinga meski hanya berdaya kecil.
pernah saya dapat pasien speaker aktif seperti ini dengan keluhan suara bassnya hanya berdengung tp satelitnya masih bunyi normal. dapat dipastikan bahwa kerusakan tersebut adalah karna ic nya over heat dan ahirnya mati, setelah penggantian ic tersebut dengan yan baru speaker sudah normal kembali
Bagian RGB adalah satu bagian pengolah warna pada layar
monitor diantaranya adalah layar tabung TV. Bagian ini terdiri bagian besar
pengolahan yaitu IC pengolah warna RGB terletak pada Matheboard (PCB induk) dan
penguat arus atau watt-nya diperbesar terletak bagian ekor tabung TV pada PCB
kecil yang menjadi satu dengan PCB soket tabung layar TV berupa transistor
sebanyak 3 transistor. Semakin lama semakin kecil watt yang diperlukan untuk
mengatur RGB dan lainnya, maka pada bagian ini generasi sebelumnya merupakan
transistor berdaya besar bentuknya kotak dan dipasang pendingin pada tiap
transistor TV generasi sekarang ini cukup dengan transistor yang berdaya kecil
dari generasi TV sebelumnya yaitu sudah tidak memerlukan pendingin.
Peran RGB mengolah warna pada tabung yaitu warna Merah,
Hijau, Biru jika salah satu warna tidak bekerja atau ada kerusakan pada
pengolah warna maka akan kehilangan beberapa warna yang tidak terdapat pada
gambar karena hasil akhir dari pengolahan warna adalah perpaduan dari tiga bintik
warna yang berada pada layar atau hasil campuran tiga bintik yang dapat kita
lihat sebagai warna campuran ketiga warna itu dengan perbandingan sesuai dengan
kuat sinyal dari, pemancar, player CD, player DVD, dll.
Kerusakan yang sering adalah pada penguat arus yang terakhir
yang terletak pada PCB kecil pada ekor tabung TV yaitu 3 transistor urutan yang
kedua kerusakan pada IC RGB bagian driver yang dikemas menjadi satu dengan
pengolahan-nya. Dari kedua bagian inilah sering kali rusak sedang pada RGB
tabung layar hampir tidak pernah terjadi.
Beberapa kerusakan yang sering terjadi salah satu warna
hilang atau lebih :
A. Bagian penguat akhir RGB
Warna Merah.
warna Hijau.
Warna Biru.
Untuk mengetahui satu warna yang hilang atau lebih dari efek
hilangnya satu warna atau dua warna, lihat pada gambar-1. Tiga (3) lingkaran
cahaya warna seperti pada gambar-1. Jika salah satu transistor rusak ganti saja
satu caranya yaitu ukur tegangan (voltase) Voltasenya transistor Silikon jika
transistor itu baik atau bekerja, pada Veb = 0,6 Volt, jika transistor susunan
darlington merupakan kelipatan-nya 2.Veb = 1,2 Volt 3.Veb = 1,8 Volt, jika
diluar tegangan itu berarti transistor rusak. Atau dengan cara mengganti ketiga
transistor itu ini cara yang paling praktis dan sering dilakukan oleh tukang
servis TV.
B. Bagian IC RGB.
Kerusakan bagian IC RGB bisa saja gejalanya hampir sama
dengan diatas tapi yang sering pada kerusakan ini adalah layar gelap tanpa
cahaya, keadaan ini bisa juga kerusakan pada IC RGB atau bagian lain misal pada
sumber tegangan IC RGB ini atau pada sumber tegangan bagian vilamen Layar
Tabung.
Kerusakan IC tidak dapat diukur dan tidak dapat diketahui
dengan mudah tanpa melihat daftar spefikasi IC yaitu dengan cara mengukur pada
tiap kaki IC dicocokkan dengan daftar atau tabel pengukuran pada tiap kaki IC
jika menyimpang jauh atau banyak Voltase pada kaki IC yang menyimpang jauh dari
tabel pengukuran bearti IC rusak, pengukuran ini ada toleransi-nya ada
kaki-kaki IC yang bergeser sedikit dari tabel.
Untuk mencari daftar spefikasi IC atau mencari Buku IC tidak
mudah, karena IC bisa saja keluar lebih dulu dipasaran sedangkan percetakan
belum tentu mencetak dan mengeluarkan Buku. Berdasarkan pengalaman Voltase pada
kaki-kaki IC yang rusak voltase-nya biasanya hampir sama semua yaitu mendekati
Voltase sumber tegangan (Vcc) atau Voltase tiap kaki sama dengan sumber
voltase-nya, dengan ini perhitungan kebenaran rusaknya IC dapat diketahui. Ada
kalanya tidak semua voltase kaki IC sama tapi banyak yang sama mendekati atau
sama dengan voltase Vcc pada bagian penguat driver yang output-nya menuju
transistor penguat arus pada PCB kecil yang melekat pada ekor layar tabung.
Kerusakan RGB tidak mempengaruhi suara karena pengolahan
suara jalurnya terpisah dengan pengolah jalur RGB pada pengolahan terpisah akan
tetapi pada TV generasi sekarang IC pengolah suara mulai dari IF sampai
pengolahan audio ada yang menjadi satu dengan IC RGB, jika rancangan demikian
bisa saja suaranya tidak keluar dan akan keluar lagi suaranya jika sudah
diganti IC RGB-nya. Karena itu pembacaan tiap blog rangkaian diperlukan
kecerdasan dan ketangkasan untuk membaca dan memperkirakan blog bagian demi
bagian hal ini sangat penting untuk mempercepat pemetakan kerusakan TV
disamping itu pengukuran pada jalur-jalur PCB harus mahir.
Pada beberapa kerusakan bisa diukur tanpa menggunakan
Voltase listrik akan tetapi dengan cara menggunakan Ohm meter dengan perkalian
yang bervariasi pada saklar pemindah AVOMETER maka kerusakan dapat diketahui
dengan mudah, hal ini harus tahu gambar rangkaian atau dapat memperkirakan
sambungan-sambungan kaki yang terhubung. Bagi yang sudah berpengalaman dapat
mengukur transistor yang rusak, diode, elco atau komponen lainnya yang rusak
sebelum komponen itu dilepas dari PCB. Komponen diukur seperti pengukuran
komponen dilepas tapi juga harus tahu sambungan dengan kaki komponen yang lain
dengan cara mengetahui berapa Ohm seharusnya jika terhubung dengan kaki
komponen lain (paralel) dengan cara mengetahui pola sambungan kaki-kaki
komponen.
Jika diketahui komponen itu rusak atau diperkirakan komponen
itu rusak maka anda harus mencopot komponen dari PCB dengan cara menyedot
dengan sedotan timah setelah timah habis copot komponen dan ukur. Dengan cara
ini bisa dicapai dengan akurasi sekitar 90% kerusakan komponen dapat diketahui
tanpa menggunakan arus listrik.