Tuesday, August 2, 2016

Prinsip Kerja Pengatur Nada (Tone Control)

dunia elektonik digital dan komputer
tone control adalah sebuah sirkuit elektronik yang terdiri dari jaringan filter yang mengubah sinyal sebelum ditransfer ke speaker, headphone, atau alat perekam. Tone control memungkinkan pendengar untuk mengatur suara sesuai dengan keinginan. Hal ini juga memungkinkan mereka untuk mengkompensasi kekurangan redaman gangguan pendengar, akustik ruangan, atau kekurangan dengan peralatan pemutaran. Tone control juga digunakan untuk menyesuaikan sinyal audio selama perekaman.
elektronikdasar.com
Dalam sistem audio, bagian pengatur nada terletak diantara bagian Pre-Amplifier (penguat depan) dan Final Amplifier (Penguat Akhir). Bagian pengatur nada berfungsi untuk mengatur nada rendah (Bass) dan nada tinggi (Treble) secara terpisah. Pada bagian pengatur nada Bass, menguatkan sinyal frekuensi rendah, sedangkan pada bagian nada treble menguatkan sinyal frekuensi tinggi. Kurva penguatan (AV) terhadap besarnya fekuensi yang dikuatkan dapat digambarkan menggunakan kurva berikut

Kurva Penguatan Nada Bass Dan Treble


 Prinsip Kerja Pengatur Nada (Tone Control)
Secara garis besar bagian pengatur nada mempunyai prinsip kerja sebagai berikut. Rangkaian pengatur nada dipasang sebelum rangkaian penguat.

Blok Diagram Rangkaian Tone Control (Pengatur nada)

Penguatan rangkaian ditentukan oleh impedansi umpan balik (Z2), dibagi dengan impedansi input (Z1), dan dapat dihitung dengan rumus :




Dimana :                 AV = Faktor Penguatan
Z1 = Impedansi Input
Z2 = impedansi Output

Pada pengaturan nada baik Bass atau Treble pada posisi maksimum maka impedansi input  (Z1) menjadi minimum, maka penguatan pada posisi tersebut menjadi besar. Perhitungan penguatannya adalah sebagai berikut :

Blok Diagram Rangkaian Tone Control (Pengatur Nada) Baxandall

Rangkaian tone control baxandal merupakan rangkaian penguat dengan jaringan umpan balik (feedback) dan rangkaian filter aktif. Rangkaian baxandal hanya tergantung dari pengaturan potensiometer bass. Batas pengaturan maksimum potensiometer bass merupakan maksimum boost (penguatan maksimal bass) dan batas pengaturan minimum potensiometer bass merupakan maksimum cut (pelemahan maksimum)


 Penguat Nada Bass
Pada posisi maksimum kondensator C1 dihubung singkat potensiometer P1 rumus perhitungannya sebagai berikut : 




Pada posisi minimum kondensator C2 dihubung singkat potensiometer P1 rumus perhitungannya sebagai berikut : 





Penguat Nada Treble 

Pada posisi maksimum, perhitungan penguatan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :





Pada posisi minimum, perhitungan penguatan dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :




No comments:

Post a Comment